TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

APA ITU TUNANETRA !!!

tunanetraHello sahabat RANAH, Sudah tahu apa itu tunanetra? Iya ada yang tahu ada yang belum dan ada yang sebatas tahu.  Pada umumnya orang belum mengerti dengan kata “Tunanetra” karena orang lebih mengenal dengan kata “Buta”. Disini kita akan bahas pengertian tunanetra, kebanyakan orang memahami tunanetra adalah orang yang tidak bisa melihat sama sekali atau buta total, padahal 90% tunanetra memiliki sisa penglihatan dan yang tidak melihat sama sekali adalah 10%. Sisa penglihatan tunanetra yang paling sedikit adalah masih bias membedakan terang dan gelap.

  • Pengertian tunanetra secara legalitas biasanya menekankan pada ukuran seperti ketajaman penglihatannya 20/70 atau lebih dan luas pandangnya 20 derajat atau kurang pada mata yang terbaik setelah melalui usaha koreksi atau pengoobatan. Pengertian ini biasanya digunakan untuk keperluan hukum.
  • Untuk keperluan pendidikan menggunakan pengertian tunanetra secara fungsional yang penetapannya dilihat dari seberapa besar seorang tunanetra dapat memfungsikan penglihatannya.

Ada 2 hal yang harus sahabat tahu dari sisa penglihatan anak tunanetra, yaitu :

  • Buta Total Adalah seseorang tunaneta apabila sisa penglihatannya sudah tidak bisa membedakan terang dan gelap.
  • Low Vision Adalah seseorang tunanetra apabila penglihatannya  6/18 sampai masih bisa membedakan terang dan gelap dapat digunakan untuk merencanakan aktifitas.
BACA JUGA  IMPLEMENTASI LITERASI PADA PESERTA DIDIK TUNANETRA

Klasifikasi Tunanetra :

1. Berdasarkan tingkat ketajaman penglihatan.
>> Tingkat ketajaman penglihatan yang dihasilkan dari tes snellen.
>> Klasifikasi tunanetra berdasarkan ketajaman penglihatan :

  • Tunanetra dengan jarak ketajaman pandangan atau penglihatan 6/20 m – 6/60 m atau 20/70 feet-20/200 feet. Tingkat ketajaman penglihatan yang dimaksud dikatakan tunanetra atau low vision.Penderita dapat melihat dengan bantuan alat khusus.
  • Tunanetra dengan ketajaman penglihatan anatara 6/60 m atau 20/200 feet atau kurang. Tingkat ketajaman seperti ini sudah dikatakan tunanetra berat atau secara umum dapat dikatakan buta (blind).

>>>Kelompok ini diklasifikasikan lagi menjadi berikut :

  1. Kelompok tunanetra yang masih mampu melihat pergerakan tangan.
  2. Kelompok tunanetra yang hanya mampu membedakan suasana terang dan gelap.
  • Tunanetra yang memiliki visus 0. Pada tahap akhir ini, anak sudah tidak dapat lagi  melihat
    rangsangan cahaya atau bisa dikatakan tidak bisa melihat apapun juga. Kelompok ini sering
    disebut buta total (totally blind).
BACA JUGA  BRAILLE READING

2. Berdasakan saat terjadinya ketunanetraan

  • Tunanetra sebelum dan sejak lahir.
    Kelompok ini terdiri dari orang yang mengalami ketunnetraan pada saat dalam kandungan
    atau sebelum usia satu tahun.
  • Tunanetra batita.
    Orang yang mengalami ketunanetraan pada saat ia berusia dibawah tiga tahun.
  • Tunanetra balita.
    Orang yang mengalami ketunanetraan pada saat dia telah berusia anatara 3-5 tahun.
  • Tunanetra pada usia sekolah.
    Kelompok ini meliputi anak yang mengalami ketunanetraan pada usia 6-12 tahun.
  • Tunanetra remaja.
    Orang yang mengalami ketunanetraan pada saat mereka telah berusia remaja antara umur 13-19 tahun.
  • Tunanetra dewasa.
    Adalah mereka yang mengalami ketunanetraan pada saat berusia dewasa antara 19 tahun keatas.

3. Berdasarkan adaptasi pendidikan

Klasifikasi ini tidak didasarkan pada hasil  tes ketajaman tetapi berdasarkan adaptasi atau
penyesuaian pendidikan khusus yang sangat penting dalam membantu mereka belajar.
Menurut Kirk klasifikasinya adalah :

  • Ketidakmampuan melihat taraf sedang
  • Ketidakmampuan melihat taraf berat
  • Ketidakmampuan melihat taraf sangat berat

Referensi :
Drs. Marja, M. Pd dan Drs. Pamuji, M. Kes. 2018. Bahan Ajar Bimbingan Teknis  Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus 4 Bidang Kekhususan (Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita, Dan Tunadaksa). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan  Tenaga Kependidikan Direktorat pembinaan Guru Pendidikan Menengah.

Silahkan Berikan Komentar Anda