TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

APA KEBUTUHAN ANAK TUNAGRAHITA?

anak tunagrahitaHalo sahabat ranah, anak berkebutuhan khusus adalah anak istimewa yang dititipkan Tuhan kepada kita yang (normal). Kita perlu memberikan pandangan dan perlakuan khusus tanpa harus mengenyampingkan atau bahkan untuk memandang sebelah mata.

 

 

Sahabat ranah, anak tunagrahita atau dikenal dengan anak retardasi mental  memiliki IQ paling tingga 70. Anak ini dikelompokkan beberapa jenis, antara lain :

  • Tunagrahita ringan (mild mental retardaton)
  • Tunagrahita sedang (moderate mental retardation)
  • Tunagrahita berat (severe mental retardation)
  • Tunagrahita sangat berat (profound mental retardation)

 

Kebutuhan anak tunagrahita adalah :

a. Kebutuhan pendidikan

Anak tunagrahita membutuhkan pendidkan seperti halnya anak normal lainnya. Pendidikan dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan potensi yang dimiliki individu.

Secara khusus anak tunagrahita membutuhkan :

  • Jenis mata pelajaran

Anak tunagrahita memiliki kesulitan dalam mempelajari akademik berdasarkan tingkatannya. Sehingga dalam memberikan materi lebih banyak diarahkan pada mata pelajaran keterampilan.

Hal ini dapat menyeimbangkan bobot mata pelajaran bagi anak tunagrahita bahwa tingkat SMALB bobot pelajaran keterampilan berkisar 70% dan sisanya untuk pembelajaran akademik dan apresiasi.

  • Waktu belajar

Anak membutuhkan pengulangan dalam mempelajari sesuatu, butuh contoh-contoh konkrit serta alat bantu agar mereka memperoleh tanggapan dari bahan yang akan dipelajarinya.

  • Kemampuan pengembangan diri

Kajian pengembangan diri bagi anak tunagrahita bertujuan agar anak tidak tergantung pada orang lain. Jika persoalan ini anak normal dapat belajar melalui pengamatan tetapi sebaliknya anak tunagrahita harus diajarkan secara rutin dan terencana. Hal ini terutama bagi anak tunagrahita sedang dan berat.

 

b. Kebutuhan sosial dan emosi

Anak mengalami kesulitan dalam mewujudkan kebutuhan ini karena kelainannya dan respon lingan yang kurang memahami keberadaan anak tunagrahita. Seperti, mereka mengalami kesulitan dalam membersihkan diri sendiri, memasuku dunia remaja, mencari kerja, tidak memahami arti remaja. Sementara, kebutuhan seksual anak berkembang secara normal.

Masalah-masalah tersebut akan menjadi gangguan emosional termasuk keluarganya. Oleh karena itu, diperlukan agar menerima keadaan anaknya dan mau membantu anaknya mengembangkan potensi yang dimilikinya.

 

c. Kebutuhan fisik dan kesehatan

Kebutuhan ini berkaitan erat dengan derajat ketunagrahitaan. Bagi anak tunagrahita sedang dan berat kemungkinan mengalami gangguan fisk (keseimbangan) dan ketidakmampuan dalam memelihara diri sehingga mereka cenderung mengalami sakit.

 

Sahabat ranah dimanapun kita berada, itulah kebutuhan-kebutuhan adik atau teman kita yang tidak mendapatkan kesempatan yang sama dengan kita. Maka dari itu, kita juga dapat membantu mereka memenuhi kebutuhannya dengan hidup berdampingan dan berinteraksi tanpa membedakannya tapi memperlakukan khusus karena mereka istimewa. Artikel ini semoga bermanfaat untuk kita yang membacanya.

Referensi :

Drs. Marja, M. Pd dan Drs. Pamuji, M. Kes. 2018. Bahan Ajar Bimbingan Teknis  Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus 4 Bidang Kekhususan (Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita, Dan Tunadaksa). Kementerian Pendidikan & Kebudayaan     Direktorat Jenderal Guru &  Tenaga Kependidikan Direktorat pembinaan Guru Pendidikan Menengah.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda