TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

ASPEK-ASPEK HARGA DIRI (SELF ESTEEM)

Para ahli psikologi kepribadian, Malhi & Reasoner (dalam Dariyo, 2011) memandang bahwa harga diri seseorang individu secara umum (global self esteem), meliputi 3 aspek yakni :

  1. Harga Diri Fisik (Physicall Harga diri) adalah sikap seseorang untuk dapat menghargai diri sendiri berdasarkan penilaian terhadap karakteristik organ-organ fisiknya.
  2. Harga Diri Prestasi Kerja (Performance Harga diri) adalah sikap penghargaan terhadap pengalaman prestasi kerja dimasa lalunya.
  3. Harga Diri Sosial (Social Harga diri) adalah sikap penghargaan terhadap penilaian orang lain pada dirinya.

Coopersmith, (1967) menyebutkan terdapat empat aspek dalam harga diri individu. Aspek-aspek tersebut antara lain power, significance, virtue, dan competence (Andarini dkk, 2012) :

a. Kekuatan

Kekuatan (power) menunjuk pada kemampuan seseorang  untuk dapat mengatur dan mengontrol tingkah laku dan mendapat pengakuan atas tingkah laku tersebut dari orang lain. Kekuatan dapat dinyatakan dengan pengakuan dan penghormatan yang dapat diterima seorang individu dari orang lain dan adanya kualitas atas pendapat  yang diutarakan oleh seorang individu yang nantinya diakui oleh orang lain.

b. Keberartian

Keberartian (significance) menunjuk pada kepedulian, perhatian, afeksi, dan ekspresi cinta yang diterima oleh seseorang dari orang lain yang menunjukkan adanya penerimaan dan popularitas individu dari lingkungan sosial. Penerimaan dari lingkungan ditandai dengan adanya kehangatan, respon baik dari lingkungan dan ada ketertarikan lingkungan terhadap individu dan lingkungan menyukai individu sesuai dengan keadaan diri yang sebenarnya.

BACA JUGA  KONDISI SEBABKAN SEORANG DITERIMA/DITOLAK

c. Kebajikan

Kebajikan (virtue) menunjuk pada suatu ketaatan untuk mengikuti standar moral dan etika serta agama dimana individu akan menjauhi tingkah laku yang harus dihindari dan melakukan tingkah laku yang diijinkan oleh moral, etika, dan agama. Seseorang yang taat terhadap nilai moral, etika dan agama dianggap memiliki sikap yang positif dan akhirnya membuat penilaian positif terhadap diri yang artinya seseorang telah mengembangkan harga diri yang positif pada diri sendiri.

d. Kemampuan

Kemampuan atau competence menunjuk pada adanya performansi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan mencapai prestasi (need of achievement) dimana level dan tugas-tugas tersebut tergantung pada variasi usia seseorang.

Menurut Branden (dalam Rahman, 2014) ada dua aspek dari harga diri, yaitu:

  1. Sense of personal efficacy
  2. Sense of personal worth

Berdasarkan beberapa aspek yang dikemukakan oleh para ahli diatas, maka aspek yang sesuai dengan tujuan penelitian adalah kekuatan, keberartian, kebajikan dan kemampuan.

Silahkan Berikan Komentar Anda