TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

CARA MENGAJAR ANAK RETARDASI MENTAL

STRATEGI MENGAJAR ABKHalo sahabat ranah, disini kami akan berbagi informasi Teaching Strategies untuk yang sedang bekerja atau terlibat dengan anak yang menderita retardasi mental. Selama masa sekolah, tujuan utamanya adalah mengajarkan keahlian pendidikan dasar kepada anak penderita retardasi mental, seperti keterampilan membaca dan matematika dan keterampilan vokasional (Boyles & Contadino, 1997 dalam Santrock, 2011)

Dibawah ini adalah strategi mengajar yang baik untuk berinteraksi dengan anak-anak penderita retardasi mental :

BACA JUGA  APA KEBUTUHAN ANAK TUNAGRAHITA?
  1. Membantu anak retardasi metal untuk berlatih menentukan pilihan personal dan determinasi diri jika dimungkinkan (Westing & Fox, 2000 dalam Santrock, 2011).
  2. Selalu ingat level fungsi mental anak. Tingkat fungsi mental anak-anak penderita retardasi mental biasanya lebih rendah ketimbang anak lain dikelas anda. Jika anda memulai pada satu level pengajaran dan anak tidak merespons secara efektif, turunkan level pengajarannya.
  3. Sesuaikan intruksi pengajaran anda dengan kebutuhan si anak.
  4. Sebagaimana halnya mengajar anak yang mengalami ketidakmampuan lainnya, berilah contoh konkrit dari suatu konsep. Gunakan instruksi pengajaran yang jelas dan sederhana.
  5. Beri anak retardasi mental kesempatan untuk melatih apa-apa yang telah mereka pelajari. Suruh mereka mengulangi beberapa kali konsep yang telah mereka pelajari sampai mereka menguasainya.
  6. Perhatikan rasa penghargaan diri si anak. Jangan membanding-bandingkan  dengan anak yang tidak terkena retardasi mental.
  7. Jangan berprasangka negatif terhadap kemampuan belajar anak. Biasanya kita mudah tergoda untuk menganggap anak retardasi mental sebagai anak yang tidak bisa berprestasi secara akademik. Tentukan tujuan maksimal untuk pembelajaran si anak.
  8. Sadari bahwa banyak anak dengan retardasi mental bukan hanya memiliki kebutuhan akademik, tetapi juga membutuhkan bantuan untuk meningkatkan keterampilan perawatan diri dan keterampilan sosial.
  9. Cari dukungan sumber daya. Gunakan asisten guru dan rekrut sukarelawan untuk membantu anda mendidik anak retardasi mental. Banyak orang dewasa yang terdidik sudah pensiun mungkin mau membantu anda untuk meningkatkan jumlah instruksi kepada anak.
  10. Pertimbangkan untuk menggunakan strategi analisis perilaku. Beberapa guru melaporkan bahwa strategi ini bisa meningkatkan kemampuan anak untuk merawat diri, keterampilan sosial dan kemampuan akademik. Jika anda tertarik menggunakan strategi ini. Baca sumber-sumber bahannya seperti  Applied Behavior Analysis for Teachers karya Paul Alberto dan Anne Troutman (1999). Langkah-langkah yang tepat dalam menarapkan analisis perilaku akan membantu anda menggunakan penguatan positif secara efektif pada anak retardasi mental.
  11. Jika anda mengajar di kelas menengah, evaluasilah keahlian vokasional yang dibutuhkan murid retardasi mental untuk mendapatkan pekerjaan (Rogan, Luecking & Held, 2001 dalam Santrock, 2011).
  12. Libatkan orang tua sebagai mitra mendidik anak.

Baiklah sahabat ranah, diatas adalah strategi dalam mendidik anak berkebutuhan khusus dengan klasifikasi retardasi mental atau bisa juga disebut anak tunagrahita. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat.

Salam Literasi!

Referensi :

Santrock, John. W. 2011. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Alih Bahasa; Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda