TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

FUNGSI RUMAH SECARA PSIKOLOGIS

FUNGSI RUMAH SECARA PSIKOLOGIS Rumah secara psikologis memiliki fungsi, sehingga rumah dapat digunakan sesuai fungsinya tersebut. Berbagai aktivitas dapat dilakukan dirumah, dan aktivitas yang akan dilakukan hendaknya sesuai dengan fungsi dari setiap ruang yang ada.

a. Fungsi pengaturan rumah:

  1. Fungsi pengaturan ruang : rumah memiliki fungsi pengaturan yang terkait dengan pengaturan ruang. Rumah sebagai tempat tinggal sudah barang tentu memiliki pengaturan mengenai ruang yang dapat dikenali sebagai tempat tinggal. Ruang tidur, merupakan ruangan yang memiliki fungsi untuk tidur penghuninya.
  2. Fungsi pengaturan temporal : interaksi antara penghuni dan ruangan yang terdapat dirumahnya berlangsung setiap hari. Pengalaman interaksi yang berlangsung cukup lama maka akan terbentuk tingkah laku kebiasaan yang terjadi diruangan tersebut.
  3. Fungsi pengaturan sosial budaya : rumah merupakan tempat tinggal yang dipilih oleh penghuninya. Ketika seseorang menentukan akan memilih tempat tinggal, maka dia sudah melakukan penilaian terhadap lingkungannya. Artinya, dia telah memilih lingkungan sosialnya adalah sesuai dengan cukup kental, maka dia akan menambahkan kriteria penilaian budaya dalam memilih lingkungan tempat tinggalnya.
BACA JUGA   DIMENSI PERMUKIMAN MENURUT IRWIN ALTMAN

b. Fungsi identitas :

  1. Fungsi identitas penghuni. Rumah dapat menjadi identitas penghuni dan ciri dari penghuninya.
  2. Fungsi identitas ruang. Pada beberapa kalangan sosial, ruang dapat memiliki identitas budaya. Kalangan sosial yang masih menganut tata cara tingkah laku feodal, ia akan memiliki “pendopo” yang merupakan ruang besar untuk menerima tamu.

c. Fungsi identitas temporal. Adanya interaksi antara manusia dengan lingkungannya(baik lingkungan fisik maupun sosial), dan interaksi tersebut berlangsung cukup lama, maka rumah tersebt menjadi identitas penghuninya. Dengan berlangsungnya waktu yang cukup lama, maka orang lain dapat mengidentifikasikan siapakah penghuninya.

d. Fungsi dialog :

  1. Rumah sebagai suatu ruang, memiliki fungsi untuk berhubungan dengan orang lain, atau keluarga. Fungsi konektivitas atau hubungan dengan manusia lain dapat dilakukan di rumah.
  2. Rumah sebagai suatu ruang memiliki fungsi kenyamanan untuk penghuninya. Artinya, penghuni dalam beristirahat di rumahnya, akan melakukan dialog dengan lingkungan rumahnya, sehingga ia merasa nyaman, relaks, dan betah.

e. Fungsi sosialisasi dan pendidikan.

  1. Terkait dengan fungsi rumah sebagai fungsi dialog, maka rumah pun berfungsi sebagai suatu ruang untuk melakukan sosialisasi. Artinya, orang tua dapat menanamkan nilai-nilai yang baik kepada anaknya di rumah tersebut.
  2. Rumah sebagai suatu ruang memiliki fungsi pendidikan. Sejak anak lahir, maka ia akan belajar mengenal lingkungannya. Ketika anak menginjak usia tiga sampai lima tahun, maka ia akan banyak belajar mengenai lingkungan, dan rumah adalah tempat belajarnya.

f. Fungsi kesehatan. Apabila melihat perumahan di daerah perkampungan, atau daerah yang kurang tertata dengan baik, dapat terlihat rumah yang kurang memiliki fungsi kesehatan.

g. Fungsi kehidupan. Siklus kehidupan manusia pada dasarnya dilakukan di rumah. Keluarga yang semula belum memiliki anak, kemudian meiliki anak dan kemudian anak tumbuh menjadi besar, maka aktivitas tersebut terjadi dirumah.

h. Fungsi kerja keluarga . hal ini adalah paling tidak di rumah tersebut ada aktivitas memasak. Fungsi kerja keluarga ini sangat terkait dengan fungsi-fungsi di atas.

i. Fungsi privasi. Seseorang memerlukan ruang yang tidak terganggu oleh orang lain. Kadang-kadang manusia ingin menyendiri untuk bekerja atau evaluasi dirinya.

Referensi :

Iskandar, Zulrizka. 2013. Psikologi Lingkungan (Metode dan Aplikasi). Bandung: PT. Refika Aditama

 

Silahkan Berikan Komentar Anda