TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

KONSEP DASAR PEMBELAJARAN SISWA TUNARUNGU

 

KOMPETENSI GURU SLB (B) DALAM MEMBERIKAN KEMAMPUAN
BERBAHASA  UNTUK SISWA  TUNARUNGU.

  • Mengenal Peserta Didik Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu.
  • Menguasai Substansi, Metodologi, dan Teknologi Pengajaran Siswa- Siswi Tunarungu.
  • Mendesain Pembelajaran dengan Pendekatan MMR.
  • Melaksanakan Pembelajaran dengan Pendekatan MMR.
  • Menguasai  Pengetahuan dan Keterampilan Mengajar.
  • Memiliki sikap, nilai dan Empati Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu.

PEMBAHASAN

Siapakah Peserta Didik Tunarungu ?

Peserta didik yang mengalami kehilangan kemampuan dengar, meliputi seluruh gradasi baik ringan, sedang, berat, dan sangat berat, dan walaupun telah diberikan alat bantu mendengar tetap memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Ketunarunguan digolongkan ke dalam kurang dengar dan tuli. Dan klasifikasinya adalah :

BACA JUGA  MANFAAT BERMAIN UNTUK PERKEMBANGAN ANAK BALITA
  1. Ringan (mild)                      : 15 – 30 dB
  2. Sedang (moderate)            : 31 – 60 dB
  3. Berat (severe)                     : 61 – 90 dB
  4. Sangat Berat (profound)   : 91 – 120
  5. Total (total/deafness)        :  >  121
BACA JUGA  IMPLEMENTASI LITERASI PADA PESERTA DIDIK TUNANETRA

Bagaimana Mendeteksi dan Mengidentifikasi Ketunarunguan ?

  • Ditinjau dari faktor penyebabnya.
  • Dilihat dari derajat kehilangan kemampuan / daya dengar.
  • Dilihat dari letak kerusakan organ pendengaran.
  • Ditinjau dari umur waktu terjadinya kerusakan pendengaran.

Apa Dampak Ketunarunguan Bagi Kehidupannya ?

  • Kemiskinan bahasa
  • Tidak Mengenal lambang bahasa.
  • Tidak mengenal aturan bahasa.
  • Tidak mampu berkomunikasi

Bagaimana Mengatasi Dampak Ketunarunguan ?

  • Mengajarkan Kemampuan Berbahasa dengan cara melakukan percakapan Reflektif.

Model pengajaran bahasa untuk anak tunarungu yang  belum menguasai bahasa berdasarkan pada     prinsip psikoliguistik.

Prinsip utama  : Percakapan

Dengan ciri  : intersubyektivitas

  • Mengajarkan Keterampilan Berkomunikasi dengan cara melakukan pendekatan komunikasi dengan bahsa isyarat, abjad jari, isyarat konseptual, isyarat struktural dan juga tulisan.

 

 

Silahkan Berikan Komentar Anda