TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

KOSA KATA KHUSUS PADA AKHIR MASA KANAK-KANAK

KOSA KATA KHUSUS PADA AKHIR MASA KANAK-KANAK

  1. Kosa kata etiket. Pada akhir kelas satu anak yang dirumah terlatih menggunakan kata-kata seperti “minta tolong” dan terima kasih; mempunyai kosa kata etiket orang-orang dewasa dalam lingkungan keluarganya.
  2. Kosa kata warna. Anak belajar semua nama warna yang umum dan warna yang tidak terlampaui. Umumnya dipelajari segera setelah masuk sekolah dan memperoleh pendidikan formal dalam kesenian.
  3. Kosa kata bilangan. Dari pelajaran berhitung di sekolah anak belajar nama dan arti bilangan.
  4. Kosa kata uang. Baik di rumah maupun di sekolah anak yang lebih besar belajar nama pelbagai macam uang logam dan ia mengerti nilai dari berbagai satuan uang kertas.
  5. Kosa kata waktu. Kosa kata yang dimiliki anak yang lebih besaran sama dengan kosa kata waktu yang dimiliki orang-orang dewasa, walaupun pengertiannya tentang kata-kata waktu kadang-kadang tidak tepat.
  6. Kata-kata popular dan kata-kata makian. Anak belajar kata-kata popular dan kata-kata makian kanak-kanak dari anak-anak yang lebih besar di lingkungan tetangga. Dengan menggunakan kata-kata tersebut anak merasa “dewasa” dan mereka segera mengetahui bahwa penggunaan kata-kata tersebut mempunyai nilai perhatian yang lebih besar.
  7. Kosa kata rahasia. Anak menggunakan kosa kata rahasia untuk berkomunikasi dengan sahabatnya. Berupa tulisan, dari kode  dibentuk dengan lambang-lambang atau pengganti huruf, lisan, kata-kata yang dirusak atau kinetik, terdiri dari isyarat-isyarat dan penggunaan jari-jari untuk mengkomunikasikan kata-kata sebagian besar anak mulai menggunakan salah satu atau beberapa bentuk kata rahasia ini pada saat ia masuk kelas tiga dan penggunaan ini mencapai puncaknya beberapa saat sebelum masa puber.
BACA JUGA  TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN PADA USIA MADYA

Referensi

Hurlock, Elizabeth. B. (1980). Psi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang   Kehidupan Edisi Kelima. Alih Bahasa; Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta:  Erlangga.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda