TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

LINGKUNGAN MALAM BANTARAN REL K.A

lingkungan bantaran rel KAHalo sahabat ranah, pernahkah kita mengetahui kehidupan daerah bantaran rel kereta api? adakah hal-hal unik disana? Kali ini kami akan memberikan informasi mengenai salah satu kehidupan di bantaran rel kereta api di kota besar salah satunya didaerah yang ada di kota Surabaya.

Tidak sedikit penduduk yang mendirikan rumah disekitar bantaran rel kereta api. Hal ini dapat ditemukan dikota-kota besar seperti Jakarta, jogja, semarang, Surabaya dan lain-lain. Mengapa demikian? Karena padatnya bangunan-bangunan yang berdiri sehingga mereka mencari celah dikeramaian kota dengan cara mendirikan rumah ditempat-tempat yang cukup membahayakan dirinya. Salah satunya adalah di bantaran rel kereta api yang ada di Surabaya. Selain dijadikan sebagai tempat tinggal bantaran rel kereta api juga dijadikan sebagai tempat tongkrongan pada sore hari dan malam hari. Dalam menjalankan aktivitasnya mereka tidak merasa terganggu karena sudah bisa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya, yang mana definisi dari Penyesuaian diri adalah suatu proses yang mencakup respon mental dan tingkah laku, dimana individu berusaha untuk dapat berhasil mengatasi kebutuhan-kebutuhan dalam dirinya, ketegangan-letegangan, konflik-konflik, dan frustrasi yang dialaminya, sehingga terwujud tingkat keselarasan atau harmoni antara tuntutan dari dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan dimana ia tinggal (Schneiders dalam Desmita, 2009:192).

BACA JUGA  BAHASA NONVERBAL WANITA

Tak canggung-canggung para remaja dan anak-anak bermain di rel kereta api. “Tidak, biasa saja walaupun ada kereta lewat” ujar Dita salah satu remaja. Remaja di gang pertolongan ini tidak merasakan kekhawatiran ataupun ketakutan. “ Yang saya takuti kalau ada orang asing yang lewat dibantaran rel K.A membawa minuman keras dan urak-urakan” ujar Dita. Dari katerangan yang disampaikan bahwa rel kereta api tidak hanya dijadikan tempat tongkrongan warga disana saja. Menurut Dita “Hampir setiap malam di sepanjang rel ini ada orang-orang yang pacaran hingga ada  yang pernah berbuat lebih dari pacaran. Apalagi kalau sudah malam minggu banyak orang-orang yang pacaran disini mbak. Bahkan ada yang sampai tengah malam”. Hal ini terjadi karena penerangan sepanjang bantaran rel kereta api kurang dan cenderung gelap sehingga orang-orang memilih tempat ini untuk dijadikan tempat tongkrongan seperti itu (24/12/2014).

 

Silahkan Berikan Komentar Anda