TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

MENERAPKAN TEORI PIAGET UNTUK PENDIDIKAN ANAK

MENERAPKAN TEORI PIAGET UNTUK PENDIDIKAN ANAK

  1. Gunakan pendekatan kontruktivis. Senada dengan pandangan aliran kontruktivis, piaget menekankan bahwa anak-anak akan belajar dengan lebih baik jika mereka aktif dan mencari solusi sendiri. Implikasi pendidikan dari pandangan piaget adalah bahwa untuk semua mata pelajaran, murid lebih baik diajari untuk membuat penemuan, memikirkannya dan mendiskusikannya, bukan dengan diajari menyalin apa-apa yang dikatakan atau dilakukan guru.
  2. Fasilitasi mereka untuk belajar. Guru yang efektif harus merancang situasi yang membuat murid belajar dan bertindak. Situasi seperti ini akan meningkatkan pemikiran dan penemuan murid. Guru mendengar, mengamati, dan mengajukan pertanyaan kepada murid agar mereka mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Ajukan pertanyaan yang relevan untuk merangsang agar mereka berpikir dan mintalah mereka untuk menjelaskan jawaban mereka.
  3. Pertimbangkan pengetahuan dan tingkat pemikiran anak. Murid tidak datang ke sekolah dengan kepala kosong. Mereka punya banyak gagasan tentang dunia fisik dan alam. Mereka punya konsep tentang ruang, waktu, kuantitas, dan kualitas. Ide ini berbeda dari idenya orang dewasa. Guru harus menginterpretasikan apa yang dikatakan murid dan merespons dengan memberikan wacana yang sesuai dengan tingkatan murid.
  4. Gunakan penilaian terus-menerus. Makna yang disusun oleh individu tidak dapat diukur dengan tes standar. Penilaian matematika dan bahasa (yang menilai kemajuan dan hasil akhir), pertemuan individual dimana murid mendiskusikan strategi pemikiran mereka dan penjelasan lisa dan tertulis oleh murid tentang penalaran mereka dapat dipakai sebagai alat untuk mengevaluasi kemajuan mereka.
  5. Tingkatkan kemampuan intelektual murid. Ketika piaget mengeajar di Amerika, dia ditanya. “Apa yang mesti saya lakukan agar anak saya naik ke tahap yang lebih tinggi dengan lebih cepat?” Dia sering ditanya seperti ini sehingga dia menyebuynya sebagai “pertanyaan Amerika, pembelajaran anak harus berjalan secara alamiah. Anak tidak boleh didesak dan ditekan untuk berprestasi terlalu banyak di awal perkembangan mereka sebelum mereka siap. Beberapa orang tua menghabiskan waktu berjam-jam dengan menunjukkan kartu besar bertuliskan satu kata pada bayi agar si bayi menguasai banyak kosakata. Menurut piaget, hal ini bukan cara belajar terbaik untuk bayi. Tapi, ini adalah cara terlalu terburu-buru untuk meningkatkan kemampuan intelektual bayi, menggunakan pembelajaran pasif dan karenanya tidak akan berhasil.
  6. Jadikan ruang kelas menjadi ruang eksplorasi dan penemuan. Seperti apakah ruang kelas apabila guru menggunakan pandangan piaget untuk mengajar? Ada beberapa kelas matematika di kelas 1 dan 2 memberikan beberapa contoh yang bagus (Kamii, 1985, 1989). Guru menekankan agar murid melakukan eksplorasi dan menemukan kesimpulan sendir. Ruang kelasnya tidak terlalu rapi jika banyak mengamati minat murid dan partisipasi alamiah dalam aktivitas mereka untuk menentukan pelajaran apa yang akan diberikan.
BACA JUGA  CARA MENGAJAR EFEKTIF DARI KACAMATA PSIKOLOGI

Referensi :

Santrock, John. W. 2011. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Alih Bahasa; Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda