TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

MENINGKATKAN SELF-EFFICACY MURID

MENINGKATKAN SELF-EFFICACY MURIDHalo sahabat ranah,  kali ini kami akan memberikan informasi mengenai cara meningkatkan self-efficacy murid. Sebelum kita mengetahui caranya, maka perlu kita ketahui pengertian dari self-efficacy tersebut.

Menurut Bandura Self-Efficacy  adalah keyakinan bahwa seseorang bisa menguasai situasi dan memproduksi hasil positif. Bandura (dalam Santrock, 2011) juga mengatakan bahwa self efficacy adalah faktor penting yang memengaruhi prestasi murid. Self efficacy adalah keyakinan bahwa “Aku Bisa.”

Menurut Dale Schunk (2001 dalam Santrock, 2011) menyatakan murid dengan self efficacy rendah mungkin menghindari banyak tugas belajar, khususnya yang menantang dan sulit. Sedangkan murid yang memiliki level self efficacy tinggi mau mengerjakan tugas-tugas seperti itu. Murid yang memiliki tingatan/level self efficacy tinggi lebih mungkin untuk tekun berusaha menguasai tugas pembelajaran ketimbang murid yang berlevel rendah.

Strategi  untuk meningkatkan self efficacy murid (Stipek, 2002 dalam Santrock, 2011):

1. Ajarkan strategi spesifik.

Ajari murid strategi tertentu, seperti menyusun garis besar dan ringkasan, yang dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk fokus pada tugas mereka.

2. Bimbing murid dalam menentukan tujuan.

Bantu mereka dalam membuat tujuan jangka pendek setelah mereka membuat tujuan jangka panjang. Terutama membantu murid untuk menilai kemajuan mereka.

3. Pertimbangkan mastery.

Beri imbalan pada kinerja murid, imbalan yang mengisyaratkan pengharapan penguasaan atas materi, bukan imbalan hanya karena melakukan tugas.

BACA JUGA  TIPS MENJADI GURU EFEKTIF DAN DISUKAI MURID

4. Kombinasikan strategi training dengan tujuan.

Schunk dan rekannya (dalam Santrock, 2011) telah menemukan bahwa kombinasi strategi training dan penentuan tujuan dapat memperkuat keahlian dan self efficacy murid. Berikan feedback pada murid tentang bagaimana strategi belajar mereka berhubungan dengan kinerja mereka.

5. Sediakan dukungan bagi murid.

Dukungan positif berasal dari guru, orang tua dan teman sebaya. Terkadang guru cukup berkata kepada murid “Kamu bisa melakukan ini.”

6. Pastikan agar murid tidak terlalu semangat atau terlalu cemas.

Jika murid terlalu takut dan meragukan prestasi mereka maka rasa percaya diri mereka bisa hilang.

7. Beri contoh positif dari orang dewasa dan teman.

Karakteristik tertentu yang ada pada model atau teladan ini dapat membantu murid mengembangkan self efficacy mereka.

Misalnya, murid melihat guru dan temannya mengatasi dan menguasai tantangan secara efektif. Maka seringkali akan mengadopsi perilaku dari guru dan temannya.

Modelling sangat efektif dalam meningkatkan self efficacy apabila murid melihat teman yang sukses adalah teman yang kemampuannya sama dengan dirinya. Salah satu cara positif yang dapat dipakai guru untuk menggunakan modelling teman sebaya yang meningkatkan self efficacy adalah menyuruh murid mengerjakan tugas tertentu dan kemudian meminta murid menjelaskan tugas mereka kepada anggota kelompok setelah mereka menguasai.

 

Baiklah sahabat ranah, semoga informasi diatas dapat memberikan manfaat yang positif.

Salam Literasi!

Referensi :

Santrock, John. W. 2011. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Alih Bahasa; Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda