TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN TENAGA KERJA

PELATIHAN DAN PENGEMBANGANPelatihan dan pengembangan membantu untuk menjamin anggota organisasi memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan secara efektif, mengambil satu tanggung jawab baru dan beradaptasi dengan perubahan kondisi. Pelatihan ini terfokus pada membangun pengetahuan dan keterampilan anggota organisasi sehingga mereka dapat dipersiapkan untuk mengambil tanggung jawab dan tantangan baru. Perbedaan mendasar antara pendidikan dan pelatihan adalah pendidikan berfokus pada “belajar tentang” sedangkan pelatihan berfokus pada “belajar bagaimana” (Milano & Ullius, 1998).

BACA JUGA  TUJUAN PSIKOLOGI INDUSTRI ORGANISASI

Ada beberapa pendapat mengenai istilah pelatihan dan pengembangan seperti yang dikemukakan oleh Campbell, Dunnette, Lawler, and Weick, 1970 “Development focuses more on improving the decision making and human relations skills of middle and upper level management, while training involves lower employees and the presentation of a more factual and narrow subyect matter.”

Pendapat ini didukung oleh Sikula (1976) dikutip oleh Munandar (1978) yakni training adalah proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, yang mana tenaga kerja non managerial mempelajari pengetahuan dan keterampilan teknis untuk tujuan-tujuan tertentu.  Sedangkan, pengembangan adalah proses pendidikan jangka panjang yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, yang mana tenaga managerial mempelajari pengetahuan konseptual dan teoritik untuk tujuan-tujuan umum.

Prinsipnya batas antara training dan pengembangan masih tidaklah jelas. Ada yang menggunakan training melibatkan para personil tingkat bawah dan menampilkan problema-problema yang lebih factual dan terbatas sedang penggunaan pengembangan lebih menitik beratkan pada level manager agar tampil dalam pemuatan keputusan-keputusan serta peningkatan dalam masalah human relation.

Menurut Wexley & Yukl (1977) ada tiga alasan mengapa pelatihan pengembangan personil itu perlu dilakukan oleh organisasi perusahaan, yaitu :

  1. Personnel selection dan placement tidak selalu menjamin akan personil tersebut cukup terlatih dan bisa memenuhi persyaratan pekerjaannya secara tepat. Kenyataanya banyak diantaranya mereka harus mempelajari pengetahuan, keterampilan dan sikap-sikap yang diperlukan setelah mereka diterima dalam pekerjaan.
  2. Bagi personil-personil yang sudah senior (lanjut usia, brpengalaman) kadang-kadang perlu ada penyelenggaraan dengan latihan-latihan kerja. Hal ini disebabkan berkembangngnya job content, cara mengoperasikan mesin-mesin dan teknisnya, untuk promosi maupun mutasi.
  3. Manajemen sendiri menyadari bahwa program training yang efektif dapat berakibat : peningkatan produktifitas, menguangi absen, mengurangi labour turn over dan peningkatan kepuasan kerja.

Referensi :

Abidin, Zainal. 2014. Buku Ajar Psikologi Industri dan Organisasi. Surabaya: Pustaka Radja

 

Silahkan Berikan Komentar Anda