TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

PENGARUH DISIPLIN PADA ANAK-ANAK

PENGARUH DISIPLIN PADA ANAK-ANAKPengaruh pada perilaku

Orang tua yang lemah akan mementingkan diri sendiri, tidak menghiraukan hak-hak orang lain, agresif dan tidak sosial. Anak yang mengalami disiplin yang keras, otiriter, akan sangat patuh bila dihadapan orang-orang dewasa, namun agresif dalam hubungannya. Anak yang dibesarkan dalam keluarga dengan kedisiplinan yang demokratis belajar mengendalikan perilaku yang salah dan mempertimbangkan hak-hak orang lain.

BACA JUGA  KATEGORI KETERAMPILAN AKHIR MASA KANAK-KANAK

Pengaruh pada sikap

Anak yang orang tuanya melaksanakan disiplin otoriter maupun disiplin yang lemah cenderung membenci orang-orang yang berkuasa. Anak yang mengalami disiplin yang otoriter merasa diperlakukan tidak adil, anak yang orang tuanya lemah merasa bahwa orang itu seharusnya memperingatkan bahwa tidak semua  orang dewasa mau menerima perilaku tidak disiplin. Disiplin yang demokratis dapat menyebabkan kemarahan sementara tetapi bukan kebencian. Akibat dari metode pendidikan akan membentuk sikap anak yang cenderung menetap dan bersifat umum, tertuju kepada semua orang yang berkuasa.

Pengaruh pada kepribadian

Semakin banyak hukuman fisik digunakan, semakin anak cenderung menjadi cemberut, keras kepala dan negativistik. Ini mengakibatkan penyesuaian pribadi dan sosial yang buruk, yang juga merupakan ciri khas dari anak yang dibesarkan dengan disiplin yang lemah. Anak yang dibesarkan di bawah disiplin yang demokrasi akan mempunyai penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial yang terbaik.

Referensi

Hurlock, Elizabeth. B. (1980). Psi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang   Kehidupan Edisi Kelima. Alih Bahasa; Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta:  Erlangga.

 

 

Silahkan Berikan Komentar Anda