TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

PENGERTIAN PENERIMAAN SOSIAL

PENERIMAAN SOSIAL

Penerimaan adalah meyakini dan melakukan sesuai dengan yang diinginkan oleh tekanan sosial. Penerimaan terkadang mengikuti pemenuhan, kita mungkin mempercayai sesuatu yang awalnya kita pertanyakan karena sikap mengikuti perilaku kecuali kita merasa tidak ada tanggung jawab terhadap perilaku kita, kita biasanya menjadi simpatik pada apa yang kita bela (Myers, 2014). Menurut Tailor (dalam Karina & Suryanto, 2012) penerimaan adalah kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, tanpa menilai  dan tanpa mengendalikan. Rahmat (dalam Karina & Suryanto, 2012) juga menyatakan bahawa menerima berarti lebih menekankan dan memandang orang sebagai person bukan sebagai objek.

Hurlock (dalam karina & Suryanto, 2012) mengartikan penerimaan sosial sebagai suatu keadaan dimana keberadaan seseorang ditanggapi secara positif oleh orang lain dalam suatu hubungan yang dekat dan hangat dalam suatu kelompok. Selain itu, Hurlock (1991) mengemukakan penerimaan sosial berarti dipilih sebagai teman untuk suatu aktivitas dalam kelompok dimana seseorang menjadi anggota. Hal ini merupakan indeks keberhasilan yang digunakan individu untuk berperan dalam kelompok sosial dan menunjukkan rasa suka anggota kelompok yang lain untuk bekerja atau bermain dengannya. Berk (dalam Karina & Suryanto, 2012) mengemukakan bahwa penerimaan sosial adalah kemampuan seseorang, sehingga ia dihormati oleh anggota kelompok yang lainnya sebagai partner sosial yang berguna.

BACA JUGA  FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA DIRI

Penerimaan sosial memiliki arti adanya sinyal dari orang lain yang ingin menyertakan seseorang untuk tergabung dalam suatu relasi atau kelompok sosial. penerimaan sosial dapat terjadi pada kontinum yang berkisar dari menoleransi kehadiran orang lain hingga secara aktif menginginkan seseorang untuk dijadikan partner dalam suatu hubungan (Leary dalam Karina & Suryanto, 2012). Hubungan interpersonal ditandai oleh penerimaan sosial yang dilihat sebagai aspek fundamental bagi berkelangsungan hidup manusia (Miller dalam Karina & Suryanto, 2012:3)

Penerimaan sosial mempengaruhi setiap keinginan individu untuk mengembangkan sifat-sifat yang disetujui secara sosial dan mempengaruhi konsep diri secara menguntungkan. Penerimaan sosial memegang peranan yang besar dalam perkembangan konsep diri. Apabila individu diterima dalam kelompok sosial atau berada pada kedudukan pimpinan dapat mengembangkan rasa percaya diri dan kepandaian membawakan diri yang ramah akan mendapatkan lebih banyak teman (Hurlock, 1988).

Penerimaan sosial merupakan evaluasi individu tentang orang lain dalam masyarakat dan sejauh mana ia dapat menerima orang lain tersebut dalam kehidupannya. Individu harus dapat berfungsi dalam suatu tempat yang terdiri atas orang-orang asing. Individu dapat mempercayai orang lain, berpikir bahwa orang lain itu baik, dan percaya bahwa orang lain itu memiliki sifat-sifat positif seperti rajin dan tekun. Individu yang dapat menerima lingkungan sosialnya memegang pandangan yang menyenangkan atas hakikat manusia dan merasa nyaman dengan orang lain (Keyes, dkk dalam Indriana, dkk, 2011).

Referensi :

Hurlock, Elizabeth. B. 1988. Pekerbangan Anak Jilid 2 Edisi Ke Enam. Alih Bahasa;  Meitasari Tjandrasa, Muslichah Zarkasih & Agus Dharma. Jakarta:       Erlangga

Hurlock, Elizabeth. B. 1991. Pekerbangan Anak Jilid 1 Edisi Ke Enam. Alih Bahasa;   Meitasari Tjandrasa, Muslichah Zarkasih & Agus Dharma. Jakarta:        Erlangga

Karina, M. Septalia dan Suryanto. 2012. Pengaruh Keterbukaan Diri Terhadap    Penerimaan Sosial Pada Anggota Komunitas Backpacker Indonesia Regional Surabaya Dengan Kepercayaan Terhadap Dunia Maya Sebagai Interving Variabel. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial. Vol. 1. No. 2

 

Silahkan Berikan Komentar Anda