TULIS ARTIKELSalurkan Hobi Anda !!! Menulis Artikel Gratis Di Ranah Pendidikan

SELAYANG PANDANG PERKEMBANGAN ANAK

SELAYANG PANDANG PERKEMBANGAN ANAKAnak-anak berada di wilayah yang berbeda. Mereka adalah bagian dari suatu generasi dan punya cara sendiri untuk merasakan sesuatu hal (George Santayana, filsuf Amerika kelahiran Spanyol).

Mengapa mempelajari perkembangan itu penting?

Mengapa kita mesti mempelajari perkembangan anak? Sebagai seorang guru, setiap tahun anda akan bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak baru di kelas anda. Semakin anda mempelajari perkembangan anak, maka semakin banyak pemahaman mengenai cara yang tepat untuk mengajarinya.

Masa kanak-kanak adalah fase yang penting dalam kehidupan manusia. Namun, di abad pertengahan hukum biasanya tidak membedakan antara kejahatan anak dan dewasa, dan anak-anak diperlakukan sebagaimana orang dewasa.

Sekarang kita memandang anak secara berbeda, tidak seperti di abad pertengahan. Kita memandang masa kanak-kanaak sebagai masa yang unik dan penuh warna  dan adalah landasan penting dan kita menghabiskan banyak sumber daya untuk mengasuh dan mendidik mereka. Kita melindungi mereka dari pekerjaan yang kelewat batas dengan menyusun Undang-Undang Tenaga Kerja Anak, menindak pelanggaran anak dengan menggunakan sistem pengadilan anak yang khusus, meminta pemerintah untuk membantu anak jika keluarganya tidak bisa merawat anak atau jika keluarganya justru mengancam kesejahteraan anak.

BACA JUGA  SELAYANG PANDANG PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Setiap anak sebagian berkembang sebagaimana anak-anak lainnya, dan sebagain berkembang dengan cara yang berbeda dengan anak lain. Kita sering memperhatikan keunikan anak-anak kita. Tetapi, para psikolog yang mempelajari perkembangan sering kali lebih tertarik pada karakteristik yang umumnya dimiliki anak-anak demikian pula guru yang harus mengelola dan mendidik sekelompok anak yang berumur setara. Sebagai manusia, setiap orang menempuh jalan kehidupan yang sama. Anda pernah melalui usia anak, bermain-main, menambah kosakata saat belajar disekolah dasar dan menjadi lebih bebas saat menjelang remaja.

Apa maksud dari para psikolog tentang “perkembangan “ seseorang?

Perkembangan merupakan bentuk perubahan biologis, kognitif, dan sosioemosional yang dimulai sejak lahir dan terus berlanjut dalam sepanjang hayat. Kebanyakan perkembangan adalah pertumbuhan, meskipun pada akhirnya ia mengalami penurunan (kematian).

Pendidikan harus sesuai dengan perkembangan ini. Artinya, pembelajaran untuk anak-anak harus dilakukan pada tingkat yang sedikit lebih mudah dan tidak terlalu menegangkan atau terlalu mudah dan menjemukan.

Poses dan periode

Proses Biologis, kognitif dan sosioemosional.

  • Proses biologis merupakan perubahan dalam tubuh anak. Warisan genetik memainkan peran penting.
  • Proses kognitif merupakan perubahan dalam pemikiran, kecerdasan dan bahasa anak. Proses perkembangan kognitif memampukan anak untuk mengingat puisi, membayangkan bagaimana cara memecahkan soal matimatika, menyususn strategi kreatif atau menghubungkan kalimat menjadi pembicaraan yang bermakna.
  • Proses sosioemosional merupakan perubahan dalam hubungan anak dengan orang lain, perubahan dalam emosi dan perubahan dalam kepribadian. Pengasuhan anak, perkelahian anak, perkembangan ketegasan anak perempuan dan perasaa gembira remaja saat mendapatkan nilai yang baik semaunya itu mencerminkan proses perkembangan sosioemosional.

Periode perkembangan :

  • Infancy (Bayi) merupakan periode kelahiran sampai usia dua puluh empat bulan. Ini adalah masa ketika anak sangat tergantung kepada kedua orang tuanya. Banyak aktivitas seperti perkembangan bahasa, pemakian simbolis, koordinasi sensorimotor, dan pembelajaran sosial, baru dimulai.
  • Early childhood (usia balita) atau usia pra sekolah merupakan periode dari akhir masa bayi sampai umur lima atau enam tahun. Selama periode anak ini semakin menjadi makin mandiri, siap untuk bersekolah (seperti mulai belajar untuk mengikuti perintah dan mengindentifikasi huruf) dan banyak menghabiskan waktu bersama teman.
  • Middle dan late childhood ( periode sekolah dasar) dimulai dari usia enam sampai sebelas tahun. Anak mulai menguasai keahlian membaca, menulis dan menghitung. Prestasi menjadi tema utama dari kehidupan anak dan mereka semakin mampu mengndalikan diri. Dalam periode ini, mereka berinteraksi dengan dunia sosial yang lebih uas di luar keluarganya.
  • Adolesence (remaja) adalah transisi dari masa anak-anak ke usia dewasa. Periode ini dimulai sekitar sepuluh atau duabelas tahun sampai ke usia delapan belas atau dua puluh tahun. Remaja  mulai mengalami perubahan fisik yang cepat, termasuk bertambahnya tinggi dan berat badan, dan perkembangan fungsi seksual. Dimasa ini, individu semakin ingin bebas dan mencari jati diri (identitas diri). Pemikiran mereka semakin abstrak, logis dan idealis.
  • Early adulthood dimulai di akhir usia remaja atau awal uia 20-an sampai ke usia 30-an. Ini adalah masa ketika kerja dan cinta menjadi tema utama dalam keidupan mereka. Individu mulai menentukan karier dan biasanya mencari pasangan intim untuk pacaran atau bahkan untuk membangun rumah tangga atau perkawinan (Santrock, 2002).

Referensi :

Santrock, John. W. 2011. Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Alih Bahasa; Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

 

Silahkan Berikan Komentar Anda